Saturday, July 11, 2015

Kode Etik dan Standar Perilaku Wakil Manajer Investasi

Seperti halnya profesi-profesi lainnya seperti dokter, hakim, pengacara, jaksa, anggota KPK, sampai dengan PNS, Profesi Wakil Manajer Investasi juga mempunyai kode etik sendiri. Asosiasi yang menaungi profesi wakil manajer investasi di Indonesia bernama Asosiasi Wakil Manajer Investasi Indonesia (AWMII).

Ada 6 Kode Etik yang harus dipatuhi oleh setiap anggota Asosiasi Wakil manajer Investasi Indonesia, yaitu:

  1. Bertindak dengan penuh integritas, kompeten, respek, dan berlaku etis kepada masyarakat, klien, calon klien, perusahaan, karyawan, rekan kerja dalam profesi investasi dan pelaku pasar modal lainnya.
  2. Menjunjung tinggi integritas profesi dan kepentingan klien di atas kepentingan pribadi.
  3. Menggunakan pertimbangan yang independen, rasional, dan dengan prinsip kehati-hatian ketika melakukan analisa investasi, membuat rekomendasi investasi, melakukan keputusan investasi, dan dalam kegiatan profesional yang lain.
  4. Berperilaku dan mengingatkan anggota yang lain untuk selalu berperilaku dengan etika dan profesional sehingga menderminkan kredibilitas yang bersangkutan maupun kredibilitas profesi.
  5. Memajukan integristas pasar modal dan mendukung peraturan-peraturan pasar modal.
  6. Mempertahankan dan meningkatkan kompetensi profesional bagi dirinya maupun bagi profesional yang lain.


Ada 6 Standar Perilaku yang harus dijunjung oleh setiap anggota Asosiasi Wakil Manajer Investasi Indonesia, yaitu:

  1. Profesionalisme
  2. Integristas pasar Modal
  3. Kewajiban Terhadap Klien
  4. Kewajiban Terhadap Perusahaan
  5. Analisa, Rekomendasi, dan Keputusan Investasi
  6. Benturan Kepentingan (Conflicts of Interest)


Sumber: Kode Etik dan Standar Perilaku Anggota AWMII

No comments:

Post a Comment